Ilmu Tajwid Lengkap

Blog tentang Ilmu Tajwid Lengkap, Penjelasan Ilmu Tajwid Lengkap, Contoh-contoh Ilmu Tajwid Lengkap, dan Ilmu-ilmu Islam Lainnya.

Ilmu Tajwid Lengkap

Ilmu Tajwid Lengkap

Sifat-Sifat Huruf Yang Berlawanan Beserta Contohnya (Sifat Sifat Huruf Hijaiyah)

Sifat-Sifat Huruf Yang Berlawanan Beserta Contohnya (Sifat Sifat Huruf Hijaiyah) - Sebagaimana yang telah diterangkan pada postingan kami yang sebelumnya mengenai Sifat-sifat Huruf Hijaiyah: Pengertian dan Pembagian Sifat-sifat Huruf. Bahwa sifat sifat huruf yang berlawanan itu ada sebelas macam.    Sifat-Sifat Huruf Yang Berlawanan    Berikut ini akan diterangkan satu persatu sifat-sifat huruf tersebut:    1. Jahar (جَهْرٌ) lawannya Mahmus (هَمْسُ)    Jahar yaitu membunyikan huruf dengan tidak bernafas atau berhembus. Sifat Jahar ini terdiri dari atas 19 huruf, yang terkumpul pada kalimat:    عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ    2. Mahmus (هَمْسُ) lawannya Jahar (جَهْرٌ)    Mahmus yaitu membunyikan huruf dengan bernafas atau berhembus, baik ketika huruf-huruf itu berharakat 9hidup) atau bertanda sukun (mati), kecuali huruf kaf dan ta, kedua huruf ini bersifat mahmus hanya ketika mati atau waqaf.    Huruf-huruf yang mempunyai sifat mahmus ini ada 10, diantaranya    Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:    فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ    3. Syiddah (شِدَّةٌ) lawan dari Rakhwah (رَخَاوَةٌ) dan Tawassuth (تَوَسُّطٌ)    Sifat Syiddah yaitu membunyikan atau melafalkan huruf suara dengan tertahan. Sifat tertahannya itu tampak sekali ketika huruf-huruf itu bertanda suku atau mati atau ketika waqaf.    Huruf-huruf Syiddah ini terdiri dari 8 huruf, yaitu:    Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:    اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ    4. Rakhawah (رَخَاوَةٌ) lawan dari Syiddah (شِدَّةٌ)    Sifat Rakhawah yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan suara lepas atau tidak tertahan. Huruf-huruf yang bersifat rakhawah ini ada 16 huruf, yaitu:    Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:    خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ    5. Tawassuth (تَوَسُّطٌ) dinamakan juga dengan Bainiyyah lawan dari Sifat Syiddah (شِدَّةٌ)    Sifat Tawassuth yaitu membunyikan atau melafalkan huruf antara suara tertahan dengan suara lepas. Sifat tawassuth atau bainiyyah ini merupakan sifat pertengahan anatara sifat Syiddah dengan sifat Rakhawah.    Huruf-huruf yang mempunyai sifat Tawassuth ini ada 5 huruf, yaitu:    6. Isti'la (اِسْتِعْلاَءٌ) lawan dari Istifal (اِسْتِفَالٌ)    Yang dimaksud dengan sifat Isti'la yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan mengangkat lidah ke langit-langit, hingga menimbulkan bunyi atau suara agak besar dan jelas.    Huruf-huruf yang mempunyai sifat Isti'la ini ada 7 huruf, yaitu:    Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:    خُصَّ ضّغْطٍ قِظْ    7. Istifal lawan dari Isti'la    Sifat Istifal adalah membunyikan atau melafalkan huruf dengan tidak mengangkat lidah atau pangkal lidah ke langit-langit, hingga menimbulkan bunyi yang kecil (lawan dari Isti'la yang menimbulkan suara yang agak besar)    Huruf-huruf yang mempunyai sifat Istifal ini adalah huruf-huruf yang selain mempunyai sifat Isti'la, yaitu ada 22 huruf, yang terkumpul pada kalimat:    ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَا    8. Ithbaq (اِطْبَاقٌ) lawan dari Infitah (اِنْفِتَاحٌ)    Sifat Ithbaq disebut juga Inthibaq yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan mengatupkan pertengahan lidah ke langit-langit atau melengkungkan keliling lidah ke langit-langit yang mengakibatkan bunyi huruf itu menjadi besar.    Huruf-huruf yang mempunyai sifat Ithbaq ini sebanyak 4 huruf yang terkumpul pada lafadz:    صَضْطَظَ    9. Infitah (اِنْفِتَاحٌ) lawan dari Ithbaq (اِطْبَاقٌ)    Sifat Infitah yaitu membunyikan huruf atau melafalkan uruf dengan tidak mengatupkan pertengah lidah ke langit-langit, hingga tidak menimbulkan bunyi yang besar atau berat.    Huruf-huruf yang mempunyai sifat Infitah ini sebanyak 25 huruf yang terkumpul pada lafadz:    مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍ    10. Izlaq (اِذْلاَقٌ) disebut juga Inzilaq lawan dari Ishmat (اِصْمَاتٌ)    Sifat Izlaq yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan ringan atau lancar. Huruf-huruf yang mempunyai sifat Izlaq ini ada 6 huruf yang dikumpulkan dalam lafadz:    فَرَّ مِنْ لُبٍّ    11. Ishmat (اِصْمَاتٌ) lawan dari Izlaq  (اِذْلاَقٌ)    Sifat Ishmat yaitu membunyikan atau melafalkan hruf dengan tidak ringan atau tidak lancar. Huruf-huruf yang mempunyai sifat Ismat ini ada 23 huruf yang dikumpulkan dalam lafadz:    جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ

Sifat-Sifat Huruf Yang Berlawanan Beserta Contohnya (Sifat Sifat Huruf Hijaiyah) - Sebagaimana yang telah diterangkan pada postingan kami yang sebelumnya mengenai Sifat-sifat Huruf Hijaiyah: Pengertian dan Pembagian Sifat-sifat Huruf. Bahwa sifat sifat huruf yang berlawanan itu ada sebelas macam.

Sifat-Sifat Huruf Yang Berlawanan


Berikut ini akan diterangkan satu persatu sifat-sifat huruf tersebut:

1. Jahar (جَهْرٌ) lawannya Mahmus (هَمْسُ)

Jahar yaitu membunyikan huruf dengan tidak bernafas atau berhembus. Sifat Jahar ini terdiri dari atas 19 huruf, yang terkumpul pada kalimat:

عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ

2. Mahmus (هَمْسُ) lawannya Jahar (جَهْرٌ)

Mahmus yaitu membunyikan huruf dengan bernafas atau berhembus, baik ketika huruf-huruf itu berharakat 9hidup) atau bertanda sukun (mati), kecuali huruf kaf dan ta, kedua huruf ini bersifat mahmus hanya ketika mati atau waqaf.

Huruf-huruf yang mempunyai sifat mahmus ini ada 10, diantaranya

Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:

فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ

3. Syiddah (شِدَّةٌ) lawan dari Rakhwah (رَخَاوَةٌ) dan Tawassuth (تَوَسُّطٌ)

Sifat Syiddah yaitu membunyikan atau melafalkan huruf suara dengan tertahan. Sifat tertahannya itu tampak sekali ketika huruf-huruf itu bertanda suku atau mati atau ketika waqaf.

Huruf-huruf Syiddah ini terdiri dari 8 huruf, yaitu:

Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:

اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ

4. Rakhawah (رَخَاوَةٌ) lawan dari Syiddah (شِدَّةٌ)

Sifat Rakhawah yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan suara lepas atau tidak tertahan. Huruf-huruf yang bersifat rakhawah ini ada 16 huruf, yaitu:

Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:

خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ

5. Tawassuth (تَوَسُّطٌ) dinamakan juga dengan Bainiyyah lawan dari Sifat Syiddah (شِدَّةٌ)

Sifat Tawassuth yaitu membunyikan atau melafalkan huruf antara suara tertahan dengan suara lepas. Sifat tawassuth atau bainiyyah ini merupakan sifat pertengahan anatara sifat Syiddah dengan sifat Rakhawah.

Huruf-huruf yang mempunyai sifat Tawassuth ini ada 5 huruf, yaitu:

6. Isti'la (اِسْتِعْلاَءٌ) lawan dari Istifal (اِسْتِفَالٌ)

Yang dimaksud dengan sifat Isti'la yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan mengangkat lidah ke langit-langit, hingga menimbulkan bunyi atau suara agak besar dan jelas.

Huruf-huruf yang mempunyai sifat Isti'la ini ada 7 huruf, yaitu:

Untuk mempermudah menghafalkan kesepuluh huruf tersebut dikumpulkan dalam kalimat:

خُصَّ ضّغْطٍ قِظْ

7. Istifal lawan dari Isti'la

Sifat Istifal adalah membunyikan atau melafalkan huruf dengan tidak mengangkat lidah atau pangkal lidah ke langit-langit, hingga menimbulkan bunyi yang kecil (lawan dari Isti'la yang menimbulkan suara yang agak besar)

Huruf-huruf yang mempunyai sifat Istifal ini adalah huruf-huruf yang selain mempunyai sifat Isti'la, yaitu ada 22 huruf, yang terkumpul pada kalimat:

ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَا

8. Ithbaq (اِطْبَاقٌ) lawan dari Infitah (اِنْفِتَاحٌ)

Sifat Ithbaq disebut juga Inthibaq yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan mengatupkan pertengahan lidah ke langit-langit atau melengkungkan keliling lidah ke langit-langit yang mengakibatkan bunyi huruf itu menjadi besar.

Huruf-huruf yang mempunyai sifat Ithbaq ini sebanyak 4 huruf yang terkumpul pada lafadz:

صَضْطَظَ

9. Infitah (اِنْفِتَاحٌ) lawan dari Ithbaq (اِطْبَاقٌ)

Sifat Infitah yaitu membunyikan huruf atau melafalkan uruf dengan tidak mengatupkan pertengah lidah ke langit-langit, hingga tidak menimbulkan bunyi yang besar atau berat.

Huruf-huruf yang mempunyai sifat Infitah ini sebanyak 25 huruf yang terkumpul pada lafadz:

مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍ

10. Izlaq (اِذْلاَقٌ) disebut juga Inzilaq lawan dari Ishmat (اِصْمَاتٌ)

Sifat Izlaq yaitu membunyikan atau melafalkan huruf dengan ringan atau lancar. Huruf-huruf yang mempunyai sifat Izlaq ini ada 6 huruf yang dikumpulkan dalam lafadz:

فَرَّ مِنْ لُبٍّ

11. Ishmat (اِصْمَاتٌ) lawan dari Izlaq  (اِذْلاَقٌ)

Sifat Ishmat yaitu membunyikan atau melafalkan hruf dengan tidak ringan atau tidak lancar. Huruf-huruf yang mempunyai sifat Ismat ini ada 23 huruf yang dikumpulkan dalam lafadz:

جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ

Sifat-sifat Huruf Hijaiyah: Pengertian dan Pembagian Sifat-sifat Huruf

Sifat-sifat Huruf Hijaiyah   Agar kita dapat membaca al-qur'an dengan lebih fasih, baik, dan sempurna, disamping kita harus banyak berlatih membaca atau melafalkan huruf-hurf qur'an. kita perlu pula mengetahui sifat-sifat huruf al-qur'an itu. Dengan mengetahui huruf-huruf tersebut, kita dapat membedakan mana huruf yang lemah dan kuat, mana yang bernada tinggi atau rendah, mana pula yang berdesis, bersuit, dan lain sebagainya.    Pengertian Sifat-sifat Huruf Hijaiyah   Yang dimaksud dengan Sifat-sifat Huruf Hijaiyah yaitu kedaan yang berlaku pada tiap-tiap huruf ketika dilafalkan atau diucapkan tepat pada makhroj (tempat keluarnya) huruf tersebut. Seperti kita melafalkan huruf Qaf pada lafal atau huruf Tha pada lafal atau ketika mengucapkan atau melafalkan huruf dhah pada lafal, kita merasakan pangkal lidah kita terangkat ke langit-langit. Ketiga huruf itu disebut huruf Isti'laf, karena sifat huruf tersebut ketika melafalkannya, dengan mengangkat pangkal lidah ke langit-langit.    Pembagian Sifat-sifat Huruf Hijaiyah   Masing-masing huruf hijaiyah itu ada yang mempunyai sifat sifat yang sama ada pula yang berbeda. Hal ini disebabkan karrena adanya perbedaan dan persamaan makhrojnya.    para ulama ahli qira'at atau ahli tajwid membagi sifat-sifat huruf tersebut menjadi sembilan belas macam, yaitu:   جَهْرٌ  (JAHAR) = Jelas, هَمْسُ  (HAMAS) = Samar شِدَّةٌ  (SIDDAH) = Kuat رَخَاوَةٌ  (RAKHAWAH) = Lunak  تَوَسُّطٌ  (TAWASSUTH) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah. اِسْتِعْلاَءٌ  (ISTI’LA’)= Terangkat اِسْتِفَالٌ  (ISTIFAL) = turun اِطْبَاقٌ  (ITHBAQ) = Tertutup اِنْفِتَاحٌ (INFITAH) = Terbuka اِصْمَاتٌ  (ISHMAT)= Diam   اِذْلاَقٌ  (IDZLAQ) = Lancar لَيِّنٌ  (LAYYIN) = Lunak اِنْحِرَافٌ  (INHIRAF) = Condong. تَكْرِيْرٌ  (TAKRIR) = Mengulang-ulang. صَفِيْرٌ  (SHAFIR) = Siul/Seruit. . تَفَشِّيْ  (TAFASY-SYI) = Menyebar. قَلْقَلَةٌ  (QALQALAH) = Goncang. اِسْتِطَالَةٌ  (ISTITHALAH) = Memanjang. غُنَّةٌ  (GHUNNAH) = Berdengung. Itu ke sembilan belas dari macam-macam Sifat-sifat huruf Hijaiyah. Nah, dari kesembilan belas sifat-sifat huruf hijaiyah tersebut, dibagi menjadi dua macam, yaitu:  Sifat-sifat huruf yang Berlawanan Sifat-sifat huruf yang Tidak Berlawanan

Sifat-sifat Huruf Hijaiyah


Agar kita dapat membaca al-qur'an dengan lebih fasih, baik, dan sempurna, disamping kita harus banyak berlatih membaca atau melafalkan huruf-hurf qur'an. kita perlu pula mengetahui sifat-sifat huruf al-qur'an itu. Dengan mengetahui huruf-huruf tersebut, kita dapat membedakan mana huruf yang lemah dan kuat, mana yang bernada tinggi atau rendah, mana pula yang berdesis, bersuit, dan lain sebagainya.

Pengertian Sifat-sifat Huruf Hijaiyah


Yang dimaksud dengan Sifat-sifat Huruf Hijaiyah yaitu kedaan yang berlaku pada tiap-tiap huruf ketika dilafalkan atau diucapkan tepat pada makhroj (tempat keluarnya) huruf tersebut. Seperti kita melafalkan huruf Qaf pada lafal atau huruf Tha pada lafal atau ketika mengucapkan atau melafalkan huruf dhah pada lafal, kita merasakan pangkal lidah kita terangkat ke langit-langit. Ketiga huruf itu disebut huruf Isti'laf, karena sifat huruf tersebut ketika melafalkannya, dengan mengangkat pangkal lidah ke langit-langit.

Pembagian Sifat-sifat Huruf Hijaiyah


Masing-masing huruf hijaiyah itu ada yang mempunyai sifat sifat yang sama ada pula yang berbeda. Hal ini disebabkan karrena adanya perbedaan dan persamaan makhrojnya.

para ulama ahli qira'at atau ahli tajwid membagi sifat-sifat huruf tersebut menjadi sembilan belas macam, yaitu:

  1.  جَهْرٌ  (JAHAR) = Jelas,
  2. هَمْسُ  (HAMAS) = Samar
  3. شِدَّةٌ  (SIDDAH) = Kuat
  4. رَخَاوَةٌ  (RAKHAWAH) = Lunak
  5.  تَوَسُّطٌ  (TAWASSUTH) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah.
  6. اِسْتِعْلاَءٌ  (ISTI’LA’)= Terangkat
  7. اِسْتِفَالٌ  (ISTIFAL) = turun
  8. اِطْبَاقٌ  (ITHBAQ) = Tertutup
  9. اِنْفِتَاحٌ (INFITAH) = Terbuka
  10. اِصْمَاتٌ  (ISHMAT)= Diam 
  11.  اِذْلاَقٌ  (IDZLAQ) = Lancar
  12. لَيِّنٌ  (LAYYIN) = Lunak
  13. اِنْحِرَافٌ  (INHIRAF) = Condong.
  14. تَكْرِيْرٌ  (TAKRIR) = Mengulang-ulang.
  15. صَفِيْرٌ  (SHAFIR) = Siul/Seruit.
  16. . تَفَشِّيْ  (TAFASY-SYI) = Menyebar.
  17. قَلْقَلَةٌ  (QALQALAH) = Goncang.
  18. اِسْتِطَالَةٌ  (ISTITHALAH) = Memanjang.
  19. غُنَّةٌ  (GHUNNAH) = Berdengung.
Itu ke sembilan belas dari macam-macam Sifat-sifat huruf Hijaiyah. Nah, dari kesembilan belas sifat-sifat huruf hijaiyah tersebut, dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Sifat-sifat huruf yang Berlawanan
  2. Sifat-sifat huruf yang Tidak Berlawanan

Sifat-sifat yang berlawanan


Adapun Sifat-sifat yang berlawanan itu ada sebelas macam yang terbagi dalam lima kelompok, yaitu:

Kelompok Pertama

 جَهْرٌ  (JAHAR) = Jelas, Lawannya هَمْسُ  (HAMAS) = Samar

Kelompok Kedua

شِدَّةٌ  (SIDDAH) = Kuat Lawannya رَخَاوَةٌ  (RAKHAWAH) = Lunak dan  تَوَسُّطٌ  (TAWASSUTH) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah.

Kelompok Ketiga

اِسْتِعْلاَءٌ  (ISTI’LA’)= Terangkat Lawannya اِسْتِفَالٌ  (ISTIFAL) = turun

Kelompok Keempat

اِطْبَاقٌ  (ITHBAQ) = Tertutup dan Lawannya اِنْفِتَاحٌ (INFITAH) = Terbuka

Kelompok Kelima

اِصْمَاتٌ  (ISHMAT)= Diam Lawannya  اِذْلاَقٌ  (IDZLAQ) = Lancar

Sifat-sifat huruf yang Tidak Berlawanan

Sifat-sifat huruf yang Tidak Berlawanan ada delapan macan, diantaranya:

  1. لَيِّنٌ  (LAYYIN) = Lunak
  2. اِنْحِرَافٌ  (INHIRAF) = Condong.
  3. تَكْرِيْرٌ  (TAKRIR) = Mengulang-ulang.
  4. صَفِيْرٌ  (SHAFIR) = Siul/Seruit.
  5. تَفَشِّيْ  (TAFASY-SYI) = Menyebar.
  6. قَلْقَلَةٌ  (QALQALAH) = Goncang.
  7. اِسْتِطَالَةٌ  (ISTITHALAH) = Memanjang.
  8. غُنَّةٌ  (GHUNNAH) = Berdengung.
Itu adalah penjelasan singkat mengenai Sifat-sifat Huruf Hijaiyah: Pengertian dan Pembagian Sifat-sifat Huruf. Untuk selanjutnya kita akan membahasa Sifat-sifat Huruf Hijaiyah: Sifat-sifat huruf yang berlawanan dan Sifat-sifat huruf  yang tidak berlawanan.

Aplikasi Game Mengenal Huruf Hijaiyah Untuk Anak

Anak-anak sekarang ini banyak sekali yang ketergantungan terhadap smartphone, jadi banyak anak-anak yang lupa akan kewajibannya untuk belajar, baik itu pelajaran di Sekolah maupun pelajaran Agama. Demam smarthphone untuk anak-anak sekarang ini sudah sangat menjamur, maka dari itu peran orang tua sebagai pendidik yang utama dan pertama, harus bisa membimbing dan memberikan arahan kepada anak-anak, mana saja aplikasi yang boleh dimainkan dan mana aplikasi yang tidak boleh dimainkan.    Tentu dengan berkembangnya zaman ini, teknologi memberikan manfaat yang sangat banyak, tapi tidak sedikit juga madharatnya. Oleh sebab itu, Bijaklah dalam menggunakan Smartphone, khususnya orang tua yang harus bisa memilah dan memilih aplikasi yang tepat untuk anaknya.    Nah, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi salah satu aplikasi yang bisa dijadikan acuan bagi orang tua dalam mengenalkan kepada anak-anaknya mengenai bentuk-bentuk Huruf Hijaiyah. Aplikasi ini sangat cocok sekali bagi anak-anak, khususnya anak-anak yang mulai belajar Iqro, karena dalam aplikasi ini si anak dilatih untuk mengingat dari bentuk-bentuk Huruf Hijaiyah, dengan itu anak-anak nantinya akan terbiasa mengenali huruf-huruf Hijaiyah.    Nama dari aplikasi tersebut adalah "Hijaiyah Memory Match". Anda bisa mendownloadnya di Playstore atau juga bisa download pada link yang akan kami sedikan di bawah.    Penjelasan dari Aplikasi "Hijaiyah Memory Match"   Aplikasi Hijaiyah Memory Match merupakan aplikasi game Edukasi untuk anak atau remaja, dengan tujuan agar anak atau pengguna bisa mengasah ingatan dan belajar dasar dalam mengetahui dan memahami bentuk-bentuk dari huruf Hijaiyah.    Cara penggunaan Aplikasi Hijaiyah Memroy Match ini sangat mudah sekali. Anak atau pengguna cukup memulai permainan seperti biasa, dengan beberapa level atau tingkat kesulitan, dianatanya:  EASY: Untuk level mudah, dan hanya teridiri dari 6 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya. NORMAL: Untuk level normal, dan hanya terdiri dari 12 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya. HARD: Untuk level normal, dan hanya terdiri dari 20 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya. Dan dalam aplikasi game Hijaiyah Memory Match ini juga ada dua mode Grafis Huruf Hijayah yang berbeda, mulai huruf "Alif" sampai dengan "Ya" dan satu Mode untuk Mengenal nomor-nomor atau angka Arab.    Disclaimer Aplikasi:    Aplikasi Hijaiyah Memory Match dibuat secara otodidak dan menggunakan asset game dari search engine dengan lisensi yang bebas digunakan untuk tujuan komersial. Namun jika ada yang merasa keberatan dengan hasil karyanya yang digunakan, silahkan kirimkan pernyataan keberatan via email dan akan segera menghapus apps atau asset yang bersangkutan.    Silahkan download aplikasinya di bawah dan jangan lupa Berikan Review dan kasih Bintang 5, jika anak anda suka.    Download Via Playstore    Download Via Google Drive    Terima kasih, Semoga aplikasinya bermanfaat dan memberikan pelajaran untuk anak-anak.

Anak-anak sekarang ini banyak sekali yang ketergantungan terhadap smartphone, jadi banyak anak-anak yang lupa akan kewajibannya untuk belajar, baik itu pelajaran di Sekolah maupun pelajaran Agama. Demam smarthphone untuk anak-anak sekarang ini sudah sangat menjamur, maka dari itu peran orang tua sebagai pendidik yang utama dan pertama, harus bisa membimbing dan memberikan arahan kepada anak-anak, mana saja aplikasi yang boleh dimainkan dan mana aplikasi yang tidak boleh dimainkan.

Tentu dengan berkembangnya zaman ini, teknologi memberikan manfaat yang sangat banyak, tapi tidak sedikit juga madharatnya. Oleh sebab itu, Bijaklah dalam menggunakan Smartphone, khususnya orang tua yang harus bisa memilah dan memilih aplikasi yang tepat untuk anaknya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi salah satu aplikasi yang bisa dijadikan acuan bagi orang tua dalam mengenalkan kepada anak-anaknya mengenai bentuk-bentuk Huruf Hijaiyah. Aplikasi ini sangat cocok sekali bagi anak-anak, khususnya anak-anak yang mulai belajar Iqro, karena dalam aplikasi ini si anak dilatih untuk mengingat dari bentuk-bentuk Huruf Hijaiyah, dengan itu anak-anak nantinya akan terbiasa mengenali huruf-huruf Hijaiyah.

Nama dari aplikasi tersebut adalah "Hijaiyah Memory Match". Anda bisa mendownloadnya di Playstore atau juga bisa download pada link yang akan kami sedikan di bawah.

Penjelasan dari Aplikasi "Hijaiyah Memory Match"


Aplikasi Hijaiyah Memory Match merupakan aplikasi game Edukasi untuk anak atau remaja, dengan tujuan agar anak atau pengguna bisa mengasah ingatan dan belajar dasar dalam mengetahui dan memahami bentuk-bentuk dari huruf Hijaiyah.

Cara penggunaan Aplikasi Hijaiyah Memroy Match ini sangat mudah sekali. Anak atau pengguna cukup memulai permainan seperti biasa, dengan beberapa level atau tingkat kesulitan, dianatanya:

  1. EASY: Untuk level mudah, dan hanya teridiri dari 6 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya.
  2. NORMAL: Untuk level normal, dan hanya terdiri dari 12 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya.
  3. HARD: Untuk level normal, dan hanya terdiri dari 20 Box yang harus disamakan Huruf Hijaiyahnya.

Dan dalam aplikasi game Hijaiyah Memory Match ini juga ada dua mode Grafis Huruf Hijayah yang berbeda, mulai huruf "Alif" sampai dengan "Ya" dan satu Mode untuk Mengenal nomor-nomor atau angka Arab.

Disclaimer Aplikasi:

Aplikasi Hijaiyah Memory Match dibuat secara otodidak dan menggunakan asset game dari search engine dengan lisensi yang bebas digunakan untuk tujuan komersial. Namun jika ada yang merasa keberatan dengan hasil karyanya yang digunakan, silahkan kirimkan pernyataan keberatan via email dan akan segera menghapus apps atau asset yang bersangkutan.

Aplikasi Game Mengenal Huruf Hijaiyah Untuk Anak
Aplikasi Game Mengenal Huruf Hijaiyah Untuk Anak
Aplikasi Game Mengenal Huruf Hijaiyah Untuk Anak


Silahkan download aplikasinya di bawah dan jangan lupa Berikan Review dan kasih Bintang 5, jika anak anda suka.



Terima kasih, Semoga aplikasinya bermanfaat dan memberikan pelajaran untuk anak-anak.

Penjelasan Idzhar Halqi Beserta Contohnya

Penjelasan Idzhar Halqi Beserta Contohnya - Idzhar Halqi merupakan salah satu cabang /bagian dari Hukum Izhar yang terdapat dalam Ilmu Tajwid. Idzhar mempunyai makna terang atau jelas. Disebut Izhar Halqi hal ini disebabkan oleh makhraj dari huruf-huruf tersebut keluarnya dari dalam tenggorakan (halq).    Hukum Idzhar Halqi ini berlaku bila terdapat Nun Sukun ( نْ ) ataupun juga  tanwin (dhomah tanwin (ــٌـ), kasroh tanwin (ــٍــ) dan fathah tanwin (ــًـ)/ sesudahnya  bertemu dengan huruf-huruf  = Alif (ا), ‘Ain (ع), Ghain (غ), Ha (ح), Kha (خ), Ha’ ( ﮬ)  dan Hamzah  ( ء ) , akan tetapi nun mati ( نْ ) ataupun juga tanwin   ــًــ, ــٍــ, ــٌــ  jarang sekali ketemu dengan huruf hijaiyzah Hamzah ( ء ), namun huruf Hamzah ini merupakan salah satu bagian dari huruf Idzhar Halqi.    contoh-huruf-izhar-halqi    Cara membaca Idzhar Halqi    Cara membaca Idzhar Halqi  adalah wajib  terang/jelas, dan tidak boleh dengan berdengung.    Contoh  Hukum Izhar Halqi :    1.  Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Alif (ا):    Contohnya :    مَنْ اُوْتِيَ  = man uutiya    عَادٍاَخَاهُمْ  = ‘aadin akhaahum    كُفُوًااَحَدٌ  = kufuwan ahadun    عَذَابٌ اَلِيْمٌ  = ‘adzaabun aliimun    Contoh Idzhar Halqi dalam Al Qur’an Untuk Huruf Alif    وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ  = waminng syarri ghoosiqin idzaa waqoba    Contoh di atas terdapat dalam Al Qur’an surat Al ‘Falaq ayat yang ke-3, yaitu kasroh tanwin dan ketemu dengan huruf alif (hamzah), cara membacanya yaitu terang /jelas yaitu qin (ghoo siqin idzaa).    وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ  waminng syarri haasidin idzaa hasada    Dan itu terdapat pada Surat Al Falaq ayatu ke -5,  yaitu kalimat haa sidin idzaa hasada (nah yang mempunyai warna merah tersebut adalah idzhar halqi: kasroh tanwin bertemu dengan huruf alif).    2.  Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Ha (ح):    Berikut contohnya:    مِنْ حَيْثُ  = min haitsu    لِمَنْ حَوْلَهُ  = liman haulahu    مُلَاقٍ حِسَابِيَةُ  = mulaqin hisaabiyatu    عَطَاءًحِسَابًا  = ‘athooan hisaban    Contoh Dalam Al Qur’an    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ  = fasholli lirobbika wanhar    Untuk contoh tersebut diatas yaitu teradapat dalam Surat Al Kautsar ayat 2, pada kata wanhar tersebut merupakan huruf Idzhar Halqi sebab ada nun mati yang bertemu dengan huruf hijaiyah Ha (ح), dan ini waiib dibaca dengan terang kepada huruf nunnya yaitu WAN.    3. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Kho (خ):    Contohnya :    مَنْ خَفَتْ  = man khoffat    كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ  = kaadibatin khoothiatin    نِدَاءًخَفِيًا  = nidaa an khofiyan    اِذًاكَرَةٌ خَاسِرَةٌ  = idzaa karrotun khoosirotun    Berikut contoh dalam Al Qur’an:    ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ  Alladzii ath’amahum min juu’I wa aamanahum min khouf    Contoh idzhar halqi dalam surat Al Quraisy ayat ke-4, MinKhouf dikatakan idzhar halqi karena adanya nun mati yang bertemu dengan huruf hijaiyah Kho (خ), Cara membacanya adalah ejelas kepada nun,    4. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf ‘Ain (ع):    مِنْ عِنْدِ اللهِ  = min ‘indillahi    خُلُقٍ عَظِيْمٍ  = khuluqin ‘adhiimin    طَبَقَاعَنْ طَبَقٍ  = thobaqon ‘anng thobaqin    سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ  = samii’un ‘aliimun    Contoh Dalam Al Qur’an    صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ    Pada Qur’an Surat Al Fatihah Ayat Ke – 7 terdapat kata kata an’Amta, dan ini termasuk Idzhar Halqi, karena ada huruf nun mati yang bertemu dengan huruf ‘Ain. Ini hrus dibaca dengan jelas dan terang antara An dan Amta    5. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Ghoin (غ):    Contohnya :    مِنْ غِسْلِيْنٍ  = min ghisliinin    عَذَابٌ غَلِيْظٌ  = ‘adzaabun gholiidhun    قَوْمًاغَيْرَكُمْ  = qouman ghoirrokum    اِنْ يَكُنْ غَنِيًا  = in yakun ghoniyyan    Contoh Dalam Al Qur’an    إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ    Dari Surat At Tin ayat ke-6 di atas, terdapat Idzhar Halqi yaitu pada ajrun ghoiru, karena ada fahtah tanwin bertemu dengan huruf ghoin (غ), dan untuk membacanya nun matu harus jelas yaitu aj RUN ghoiru.    6. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf HA (ه):    Contohnya :    مِنْهَاالْبُطُوْنَ  = minhumal buthuna    لَكُمُ الْاَنْهَارَ  = lakumul anhaara    كُلُ شَيْءٍهَا  =kullu syaiinhaa    قَالُوااَوَلَمْ نَنْهَا  =qaaluu awalam nanhaa    Contoh Idzhar Halqi di Al Qur’an untuk Huruf Ha    مَآأَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَاكَسَبَ    Pada surat Al Lahab ayat 2 di atas terdapat  kata ‘anhu  adalah termasuk ke dalah idzhar halqi, sebab ada nun mati ketemu dengan huruf HA (ھ). Cara membacanya adalah jelas kepada huruf nun ‘ANHU.    Sekian Pembahasan kali ini mengenaiPenjelasan Idzhar Halqi Beserta Contohnya . Semoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.    Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Penjelasan Idzhar Halqi Beserta Contohnya - Idzhar Halqi merupakan salah satu cabang /bagian dari Hukum Izhar yang terdapat dalam Ilmu Tajwid. Idzhar mempunyai makna terang atau jelas. Disebut Izhar Halqi hal ini disebabkan oleh makhraj dari huruf-huruf tersebut keluarnya dari dalam tenggorakan (halq).

Hukum Idzhar Halqi ini berlaku bila terdapat Nun Sukun ( نْ ) ataupun juga  tanwin (dhomah tanwin (ــٌـ), kasroh tanwin (ــٍــ) dan fathah tanwin (ــًـ)/ sesudahnya  bertemu dengan huruf-huruf  = Alif (ا), ‘Ain (ع), Ghain (غ), Ha (ح), Kha (خ), Ha’ ( ﮬ)  dan Hamzah  ( ء ) , akan tetapi nun mati ( نْ ) ataupun juga tanwin   ــًــ, ــٍــ, ــٌــ  jarang sekali ketemu dengan huruf hijaiyzah Hamzah ( ء ), namun huruf Hamzah ini merupakan salah satu bagian dari huruf Idzhar Halqi.

contoh-huruf-izhar-halqi

Cara membaca Idzhar Halqi

Cara membaca Idzhar Halqi  adalah wajib  terang/jelas, dan tidak boleh dengan berdengung.

Contoh  Hukum Izhar Halqi :

1.  Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Alif (ا):

Contohnya :

مَنْ اُوْتِيَ
= man uutiya

عَادٍاَخَاهُمْ
= ‘aadin akhaahum

كُفُوًااَحَدٌ
= kufuwan ahadun

عَذَابٌ اَلِيْمٌ
= ‘adzaabun aliimun

Contoh Idzhar Halqi dalam Al Qur’an Untuk Huruf Alif

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
= waminng syarri ghoosiqin idzaa waqoba

Contoh di atas terdapat dalam Al Qur’an surat Al ‘Falaq ayat yang ke-3, yaitu kasroh tanwin dan ketemu dengan huruf alif (hamzah), cara membacanya yaitu terang /jelas yaitu qin (ghoo siqin idzaa).

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
waminng syarri haasidin idzaa hasada

Dan itu terdapat pada Surat Al Falaq ayatu ke -5,  yaitu kalimat haa sidin idzaa hasada (nah yang mempunyai warna merah tersebut adalah idzhar halqi: kasroh tanwin bertemu dengan huruf alif).

2.  Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Ha (ح):

Berikut contohnya:

مِنْ حَيْثُ
= min haitsu

لِمَنْ حَوْلَهُ
= liman haulahu

مُلَاقٍ حِسَابِيَةُ
= mulaqin hisaabiyatu

عَطَاءًحِسَابًا
= ‘athooan hisaban

Contoh Dalam Al Qur’an

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
= fasholli lirobbika wanhar

Untuk contoh tersebut diatas yaitu teradapat dalam Surat Al Kautsar ayat 2, pada kata wanhar tersebut merupakan huruf Idzhar Halqi sebab ada nun mati yang bertemu dengan huruf hijaiyah Ha (ح), dan ini waiib dibaca dengan terang kepada huruf nunnya yaitu WAN.

3. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Kho (خ):

Contohnya :

مَنْ خَفَتْ
= man khoffat

كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
= kaadibatin khoothiatin

نِدَاءًخَفِيًا
= nidaa an khofiyan

اِذًاكَرَةٌ خَاسِرَةٌ
= idzaa karrotun khoosirotun

Berikut contoh dalam Al Qur’an:

ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ
Alladzii ath’amahum min juu’I wa aamanahum min khouf

Contoh idzhar halqi dalam surat Al Quraisy ayat ke-4, MinKhouf dikatakan idzhar halqi karena adanya nun mati yang bertemu dengan huruf hijaiyah Kho (خ), Cara membacanya adalah ejelas kepada nun,

4. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf ‘Ain (ع):

مِنْ عِنْدِ اللهِ
= min ‘indillahi

خُلُقٍ عَظِيْمٍ
= khuluqin ‘adhiimin

طَبَقَاعَنْ طَبَقٍ
= thobaqon ‘anng thobaqin

سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
= samii’un ‘aliimun

Contoh Dalam Al Qur’an

صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ

Pada Qur’an Surat Al Fatihah Ayat Ke – 7 terdapat kata kata an’Amta, dan ini termasuk Idzhar Halqi, karena ada huruf nun mati yang bertemu dengan huruf ‘Ain. Ini hrus dibaca dengan jelas dan terang antara An dan Amta

5. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf Ghoin (غ):

Contohnya :

مِنْ غِسْلِيْنٍ
= min ghisliinin

عَذَابٌ غَلِيْظٌ
= ‘adzaabun gholiidhun

قَوْمًاغَيْرَكُمْ
= qouman ghoirrokum

اِنْ يَكُنْ غَنِيًا
= in yakun ghoniyyan

Contoh Dalam Al Qur’an

إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

Dari Surat At Tin ayat ke-6 di atas, terdapat Idzhar Halqi yaitu pada ajrun ghoiru, karena ada fahtah tanwin bertemu dengan huruf ghoin (غ), dan untuk membacanya nun matu harus jelas yaitu aj RUN ghoiru.

6. Nun mati (نْ) atau tanwin (ـًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan huruf HA (ه):

Contohnya :

مِنْهَاالْبُطُوْنَ
= minhumal buthuna

لَكُمُ الْاَنْهَارَ
= lakumul anhaara

كُلُ شَيْءٍهَا
=kullu syaiinhaa

قَالُوااَوَلَمْ نَنْهَا
=qaaluu awalam nanhaa

Contoh Idzhar Halqi di Al Qur’an untuk Huruf Ha

مَآأَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَاكَسَبَ

Pada surat Al Lahab ayat 2 di atas terdapat  kata ‘anhu  adalah termasuk ke dalah idzhar halqi, sebab ada nun mati ketemu dengan huruf HA (ھ). Cara membacanya adalah jelas kepada huruf nun ‘ANHU.

Sekian Pembahasan kali ini mengenaiPenjelasan Idzhar Halqi Beserta Contohnya Semoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 5 Maudi'ul Khaisyum

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 5 Maudi'ul Khaisyum - Masih mengenai makhorijul huruf. Sempat beberapa hari kami tidak update mengenai lanjutan dari materi pembagian makhorijul huruf ini. Nah, sekarang kita menginjak pada materi pembagian makhorijul huruf yang bagian ke lima, yaitu Maudi'ul khaisyum. Sebagai lanjutan dari pembagian yang sebelumnya.    Namun sebelum kita menginjak pada materi Maudi'ul khaisyum, kita mengulangi penjelasan dari pengertian makhorijul huruf yah.    Yang dimaksud dengan makhorijul huruf yaitu tempat keluarnya huruf ketika membunyikan/menyuarakannya. Tempat keluarnya huruf (makhroj) itu ada Sembilan Belas yang terbagi pada lima tempat (mawadhi’), yaitu diantaranya:  Maudhi’ul Jaufi (موضع الجوف ) artinya tempat makhroj yang terletak pada rongga mulut. Jauf artinya rongga. Maudhi’ul Halqi  ( موضع الحلق ) artinya tempat makhroj yang terletak pada kerongkongan atau rongga mulut (rengkungan). Halqi artinya Rongga Mulut. Maudhi’ul Lisan ( موضع اللسان ) artinya tempat makhroj yang terletak pada Lidah atau lisan. Maudhi’usysyafataini (   موضع الشّفتين) artinya tempat makhroj yang terletak pada dua bibir (atas dan bawah). Syafatain artinya dua bibir. Maudhi’ul Khaisyum (  موضع الحيشوم) artinya tempat makhroj yang terltak pada pangkal hidung. Khaisyum artinya pangkal Hidung. Itu penjelasan singkat dan ringkas mengenai makhorijul huruf. Pada postingan kami sebelumnya juga telah dijelaskan bagian bagian dan macam-macam makhorijul huruf lengkap beserta contohnya. Bisa baca pada postingan kami berikut ini: Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 1 Maudhi'ul Jauf Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 2 Maudhi'ul Halqi Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 4 Maudi'ul Syafatain Nah, sekarang kita bahasa pembaigan yang terakhir, dari pembagian makhorijul huruf tersebut. Yaitu penjelasan mengenai Maudi'ul Khaisyum, beserta contohnya.  Maudi'ul Khaisyum adalah semua bunyi dengung (gunnah), baik berupa nun atau mim yang bertasydid atau ketika dibaca ikhfa, keluar dari makhroj Maudi'ul Khaisyum ini.  Contoh:  مِمَّا – اِنَّا – لَمَّا – ظَنَّ - كُنَّا  Sekian Pembahasan kali ini mengenai Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 5 Maudi'ul Khaisyum. Semoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.    Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 5 Maudi'ul Khaisyum - Masih mengenai makhorijul huruf. Sempat beberapa hari kami tidak update mengenai lanjutan dari materi pembagian makhorijul huruf ini. Nah, sekarang kita menginjak pada materi pembagian makhorijul huruf yang bagian ke lima, yaitu Maudi'ul khaisyum. Sebagai lanjutan dari pembagian yang sebelumnya.

Namun sebelum kita menginjak pada materi Maudi'ul khaisyum, kita mengulangi penjelasan dari pengertian makhorijul huruf yah.

Yang dimaksud dengan makhorijul huruf yaitu tempat keluarnya huruf ketika membunyikan/menyuarakannya. Tempat keluarnya huruf (makhroj) itu ada Sembilan Belas yang terbagi pada lima tempat (mawadhi’), yaitu diantaranya:
  1. Maudhi’ul Jaufi (موضع الجوف ) artinya tempat makhroj yang terletak pada rongga mulut. Jauf artinya rongga.
  2. Maudhi’ul Halqi  ( موضع الحلق ) artinya tempat makhroj yang terletak pada kerongkongan atau rongga mulut (rengkungan). Halqi artinya Rongga Mulut.
  3. Maudhi’ul Lisan ( موضع اللسان ) artinya tempat makhroj yang terletak pada Lidah atau lisan.
  4. Maudhi’usysyafataini (   موضع الشّفتين) artinya tempat makhroj yang terletak pada dua bibir (atas dan bawah). Syafatain artinya dua bibir.
  5. Maudhi’ul Khaisyum (  موضع الحيشوم) artinya tempat makhroj yang terltak pada pangkal hidung. Khaisyum artinya pangkal Hidung.
Itu penjelasan singkat dan ringkas mengenai makhorijul huruf. Pada postingan kami sebelumnya juga telah dijelaskan bagian bagian dan macam-macam makhorijul huruf lengkap beserta contohnya. Bisa baca pada postingan kami berikut ini:
Nah, sekarang kita bahasa pembaigan yang terakhir, dari pembagian makhorijul huruf tersebut. Yaitu penjelasan mengenai Maudi'ul Khaisyum, beserta contohnya.

Maudi'ul Khaisyum adalah semua bunyi dengung (gunnah), baik berupa nun atau mim yang bertasydid atau ketika dibaca ikhfa, keluar dari makhroj Maudi'ul Khaisyum ini.

Contoh:

مِمَّا – اِنَّا – لَمَّا – ظَنَّ - كُنَّا

Sekian Pembahasan kali ini mengenai Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 5 Maudi'ul KhaisyumSemoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 4 Maudi'ul Syafatain

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 4 Maudi'ul Syafatain - Pembahasan mengenai makhorijul huruf atau tempat keluanya huruf masih belum selesai ya, kali ini kami akan membahas singkat mengenai makhorijul huruf yang bagian ke empat yatu Maudi'ul Syafatain. Maudi'ul Syafatain ini adalah makhroj yang terletak pada dua bibir. Pada maudi'ul syafatain ini terdapat empat makhroj, diantaranya:    1. Makhroj yang pertama dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj dua perut bibir (atas dan bawah) agak keluar sedikit.    Huruf yang keluar dari makhroj dua perut bibir (atas dan bawah) agak keluar sedikit ini adalah mim (م)    Contoh: مِمَّا – يَمْلِكُوْنَ – مَلِكِ    2. Makhroj yang kedua dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj dua perut bibir atas dan bawah agak ke dalam sedikit.    Huruf yang dikeluarkan Makhroj dua perut bibir atas dan bawah agak ke dalam sedikit ini adalah ba (ب)    Contoh: اَبْصَارِهِمْ – تَبَّتْ – رَبَّهُمْ    3. Makhroj yang ketiga dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas.    Huruf yang keluar dari makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas ini adalah fa (ف)    Contoh: اَفْوَاجًا – مُفْلِحُوْنَ – يَفْعَلُوْنَ    4. Makhroj yang keempat dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas.    Huruf yang keluar dari Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas ini adalah Wawu (و)    Contoh: وَالْوَالِدَاتِ – لَوَّامَهَ - تَوَّابِيْنَ

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 4 Maudi'ul Syafatain - Pembahasan mengenai makhorijul huruf atau tempat keluanya huruf masih belum selesai ya, kali ini kami akan membahas singkat mengenai makhorijul huruf yang bagian ke empat yatu Maudi'ul Syafatain. Maudi'ul Syafatain ini adalah makhroj yang terletak pada dua bibir. Pada maudi'ul syafatain ini terdapat empat makhroj, diantaranya:

1. Makhroj yang pertama dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj dua perut bibir (atas dan bawah) agak keluar sedikit.

Huruf yang keluar dari makhroj dua perut bibir (atas dan bawah) agak keluar sedikit ini adalah mim (م)

Contoh: مِمَّا – يَمْلِكُوْنَ – مَلِكِ

2. Makhroj yang kedua dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj dua perut bibir atas dan bawah agak ke dalam sedikit.

Huruf yang dikeluarkan Makhroj dua perut bibir atas dan bawah agak ke dalam sedikit ini adalah ba (ب)

Contoh: اَبْصَارِهِمْ – تَبَّتْ – رَبَّهُمْ

3. Makhroj yang ketiga dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas.

Huruf yang keluar dari makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas ini adalah fa (ف)

Contoh: اَفْوَاجًا – مُفْلِحُوْنَ – يَفْعَلُوْنَ

4. Makhroj yang keempat dari Maudi'ul Syafatain yaitu Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas.

Huruf yang keluar dari Makhroj bibir sebelah bawah dengan ujung gigi sebelah atas ini adalah Wawu (و)

Contoh: وَالْوَالِدَاتِ – لَوَّامَهَ - تَوَّابِيْنَ

Sekian Pembahasan kali ini mengenai Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 4 Maudi'ul SyafatainSemoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan - Dalam pembagian Makhorjul huruf yang ketiga yaitu Maudhi'ul Lisan. Maudhi'ul Lisan ini berarti tempat keluarnya huruf dari Lisan atau Lidah.    Pada Maudhi'ul Lisan ini terdapat sepuluh makhroj, yaitu:    a. Makhroj Pangkal Lidah dengan Langit-langit    Huruf yang dikeluarkan oleh pangkal lidah dengan langit-langit ini hanya satu huruf, yaitu Qaf  (ق)    Contoh : يَكْتُبُ – مُقْرِنِيْنَ – يُقَالُ    b. Makhroj Pangkal Lidak Ke Muda Sedikit dengan Langit-langit    Huruf yang dikeluarkan Makhroj Pangkal Lidak Ke Muda Sedikit dengan Langit-langit ini hanya satu huruf, yaitu Kaf (ك)

Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan - Dalam pembagian Makhorjul huruf yang ketiga yaitu Maudhi'ul Lisan. Maudhi'ul Lisan ini berarti tempat keluarnya huruf dari Lisan atau Lidah.

Pada Maudhi'ul Lisan ini terdapat sepuluh makhroj, yaitu:

a. Makhroj Pangkal Lidah dengan Langit-langit

Huruf yang dikeluarkan oleh pangkal lidah dengan langit-langit ini hanya satu huruf, yaitu Qaf  (ق)

Contoh : يَكْتُبُ – مُقْرِنِيْنَ – يُقَالُ

b. Makhroj Pangkal Lidak Ke Muda Sedikit dengan Langit-langit

Huruf yang dikeluarkan Makhroj Pangkal Lidak Ke Muda Sedikit dengan Langit-langit ini hanya satu huruf, yaitu Kaf (ك)

Contoh: يَكْتُبُ – اَكْوَابٌ – كَانَ

Perhatikan gambar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

c. Makhroj Tengah Lidah dengan Langit-langit

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Tengah Lidah dengan Langit-langit ini ada tiga yaitu Jim, Syin, dan Ya' (ي – ش – ج)

Contoh: مُجْرِمِيْنَ – يَشْكُرُوْنَ – اَيُّكُمْ

Perhatikan gambar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

d. Makhroj Tepi Pangkal Lidah dengan Geraham Kiri atau ke Kanan Memanjnag Sampai ke Depan

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Tepi Pangkal Lidah dengan Geraham Kiri atau ke Kanan Memanjnag Sampai ke Depan ini adalah Dhad (ض)

Contoh: وَالضُّحَى – يَضْحَكُوْنَ

Perhatikan gamabar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

e. Makhroj Kepala Lidah

Huruf yang dikeluarkan dari Makhroj Kepala Lidah ini adalah Lam (ل)

Contoh: اللِّسَانُ – اَللّهُ – لِلّهِ

f. Makhroj Kepala Lidah ke Muka Sedikit (ke Muka Sedikit setelah Makhrojnya Lam)

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Kepala Lidah ke Muka Sedikit (ke Muka Sedikit setelah Makhrojnya Lam) ini adalah Nun (ن)

Contoh: اِنَّهُ – مِنَالنَّاسِ – جِنَّةِ

g. Makhroj Kepala Lidah ke Muka Sedikit dari Makhrojnya Nun

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Kepala Lidah ke Muka Sedikit dari Makhrojnya Nun ini adalah Ra' (ر)

Contoh: الرَّحْمَنِ – اِرْحَمْنَا – رِجَالٌ

Perhatikan gamabar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

h. Makhroj Ujung Lidah dengan Urat Gigi sebelah Atas.

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Ujung Lidah dengan Urat Gigi sebelah Atas ini adalah Tha, Dal, dan Ta' (ط – د – ت)

Contoh: مُتَّقُوْنَ – مُدْبِرِيْنَ – اَطِعُوْنَ

Perhatikan gamabar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

i. Makhroj Ujung Lidah dengan Papan Urat Gigi di sebelah Atas

Huruf yang dikeluarkan dari Makhroj Ujung Lidah dengan Papan Urat Gigi di sebelah Atas ini yaitu Sin, Za, dan Shod (س – ز – ص)

Contoh:  وَالسَّارِقُ – رَزَقْنَا – الصَّلَاةُ

Perhatikan gamabar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

j. Makhroj Ujung Lidah dengan Ujung Gigi sebelah Atas

Huruf yang dikeluarkan oleh Makhroj Ujung Lidah dengan Ujung Gigi sebelah Atas ini adalah Tsa, Dzal dan Dlo (ث – ذ – ظ)

Contoh: الثَّابِتُ – مُذْنِبِيْنَ - يُظْلَمُوْنَ

Perhatikan gambar berikut ini !
Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan

Sekian Pembahasan kali ini mengenai Pembagian Tempat Keluarnya Huruf - Bagian 3 Maudhi'ul Lisan. Semoga artikel ini memberikan manfaat dan pembelajaran yang menambah ilmu dan wawasan anda sekalian. Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Jangan lupa untuk ikuti dan Sukai kami di Halaman Facebook di Ilmu Tajwid Lengkap, untuk mengetahui kabar postingan kami selanjutnya. Madrasah

Back To Top